Terima Penghargaan 20 Tokoh Penggerak Desa Wisata Sultra, Farlin: Ini Untuk Masyarakat Desa Liangkobori

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FNEWS.ID, Kendari – Suasana penuh haru dan semangat terasa pada salah satu Hotel di Kendari, ketika 20 tokoh inspiratif dari berbagai pelosok desa naik panggung menerima penghargaan dari Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara. Di antara nama-nama itu, satu sosok tampil menonjol dengan balutan pakaian adat dan senyum penuh keyakinan: Farlin, Kepala Desa Liangkobori, Kabupaten Muna.Kamis (12/6/2025).

Penghargaan Dispar Sultra bertajuk 20 Tokoh Penggerak Desa Wisata ini bukan sekadar simbol. Ini adalah penegasan bahwa perubahan dari akar rumput memang nyata. Bahwa desa, jika dikelola dengan hati, mampu menjadi episentrum perubahan. Farlin adalah buktinya.

“Ini bukan penghargaan untuk saya pribadi. Ini milik seluruh warga Liangkobori yang percaya bahwa desa kami punya masa depan lewat pariwisata,” ujar Farlin dengan mata berkaca-kaca, sesaat setelah menerima piagam penghargaan.

Sebagai pemimpin desa di kawasan situs purbakala Liangkobori, Farlin dikenal tak hanya fokus pada pelestarian budaya dan sejarah, tapi juga inovatif dalam menjawab tantangan ekonomi warga. Salah satu terobosannya adalah pemanfaatan areal kosong di sekitar situs purbakala untuk menanam jagung, guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Pemerintah desa memfasilitasi bibit, pupuk, dan bimbingan. Tapi hasilnya kami serahkan sepenuhnya untuk masyarakat. Mereka yang menanam, mereka pula yang memanen. Ini gotong royong yang sesungguhnya,” tutur Farlin bangga.

Tak berhenti di situ, Farlin juga menghidupkan budaya lokal melalui Festival Liangkobori, yang sudah dua tahun terakhir digelar secara rutin. Festival ini melibatkan masyarakat sebagai panitia sekaligus pelaku seni dan budaya.

“Pariwisata bukan hanya tentang keindahan alam. Tapi juga bagaimana warga merasa memiliki dan dilibatkan dalam setiap proses. Itulah yang kami bangun,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, H. Belli Harli Tombili, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan pariwisata berbasis desa adalah jalan panjang menuju kesejahteraan yang lestari.

“Pariwisata tidak cukup dibangun dengan infrastruktur. Ia harus hidup dari kesadaran masyarakat, dari kepemimpinan lokal yang berpihak pada budaya dan lingkungan,” tegas Belli.

Ia juga memuji dedikasi para tokoh seperti Farlin, yang menjadi motor penggerak di tengah keterbatasan.

“Farlin adalah contoh bahwa perubahan bisa dimulai dari desa, dari hati yang mencintai tanahnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Desa Wisata (ASIDEWI) Indonesia, Andi Yuwono, menyebut Farlin sebagai simbol semangat baru pengembangan desa wisata di Sulawesi Tenggara.

“Liangkobori bukan hanya aset warga desa. Ia adalah aset Sultra, aset Indonesia. Dan Farlin telah menunjukkan bahwa jika desa bergerak, bangsa ikut tumbuh,” ujar Andi.

Andi juga memberi apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Sultra yang dinilainya responsif dan progresif dalam mengembangkan sektor pariwisata.

“Kepala Dinas Pariwisata Sultra punya energi besar dan visi yang luas. Ini penting untuk meletakkan pondasi pariwisata yang berkarakter dan berkelanjutan,” tutupnya.

Penyerahan penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari gerakan besar yang lahir dari desa. Lewat tangan-tangan seperti Farlin dan yang lainnya, masa depan pariwisata Sultra tampak lebih hijau, lebih ramah, dan lebih menjanjikan.

Baca Juga:  7 Anggota Polri Dengan Nilai Sertifikasi Kompetensi Terbaik Terima Penghargaan Dari Kadiv Humas

 

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau
Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat
Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas
PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis
Warondo Family FC Taklukkan Nihi FC 3-1, Juara Turnamen HUT ke-81 RI di Muna Barat
Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta
HUT PAN ke-28, DPD PAN Muna Salurkan Sembako dan Santunan untuk 100 Anak
Berita ini 289 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:15 WIB

Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas

Selasa, 15 September 2026 - 22:36 WIB

PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis

Berita Terbaru

CAPOT TOKOH

Kursi, Kasus, dan Kendali

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:46 WIB