Plastik Odyssey Berlabuh di Kendari 

- Jurnalis

Sabtu, 22 Juni 2024 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plastik Odyssey Berlabuh di Kendari (Foto: istimewa)

Plastik Odyssey Berlabuh di Kendari (Foto: istimewa)

 

KENDARI, FNEWS.id – Plastic Odyssey adalah Kapal asal Prancis yang berkeliling dunia dengan misi memerangi polusi plastik, singgah dan bersandar di Pelabuhan Nusantara Kota Kendari, Jumat (21/6/2024).

Misi kapal ini adalah mengubah plastik menjadi produk bernilai ekonomi. Sebelum menambatkan tali ke Kota Kendari, Kapal Plastic Odyssey ini memulai perjalanannya dari Ambon sebagai kota pertama di Indonesia yang di singgahi.

Selain sebagai kota kedua di Indonesia yang di kunjungi kapal canggih ini, Kota Kendari juga satu-satunya Kota di Sulawesi yang dikunjungi oleh Kapal yang pimpin Alexander de Dechelotte.

Asisten I Setda Kota Kendari Amir Hasan mengungkapkan, kedatangan kapal ekspedisi plastik, Plastic Odyssey, ke Pelabuhan Nusantara Kota Kendari menandai awal dari sebuah perjalanan melawan permasalahan global yang semakin merajalela yaitu sampah plastik.

“Tujuan dari ekspedisi ini tidak sekadar untuk berlayar, tetapi untuk mengedukasi dan menginspirasi masyarakat Kota Kendari tentang solusi kreatif dalam menghadapi masalah lingkungan yang mendesak,” ujarnya.

Baca Juga:  Pertamina NRE Naikkan Delapan Kali Lipat Investasi, Target 6 GW di Tahun 2029

Selama kunjungannya, Asisten I Setda Kota Kendari tidak hanya bertemu dengan kru kapal Plastic Odyssey tetapi juga berkesempatan untuk menyaksikan teknologi dan inovasi yang mereka bawa.

“Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas daur ulang yang canggih, yang dapat mengubah limbah plastik menjadi bahan baku yang berguna, seperti bahan bakar alternatif atau bahkan bahan bangunan ramah lingkungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Alexander de Dechelotte, Co-Founder Plastic Odyssey, menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi mengatasi krisis lingkungan akibat sampah plastik.

“Sampah plastik adalah masalah global yang juga ditemukan di berbagai negara selain Indonesia, selama perjalanan keliling dunia, Plastic Odyssey mendemonstrasikan teknologi daur ulang yang mengubah sampah menjadi produk bermanfaat,” ujarnya.

Dalam perjalanan keliling dunia dan menyinggahi berbagai kota, pihaknya turut mendemonstrasikan teknologi daur ulang yang bisa mengubah sampah menjadi produk bermanfaat.

Baca Juga:  ASDP Berhasil Kendalikan Ramainya Trafik Libur Idul Adha di Lintasan Utama Jawa, Sumatera, dan Bali 

“Plastik Odyssey ini memiliki pabrik besar di Senegal untuk mendaur ulang sampah. Dan di kapal ini teknologi yang sama juga ada dan mampu mendaur ulang sampah plastik menjadi meja, kursi, paving block dan lain sebagainya,” ujarnya.

Inovasi teknologi yang diperkenalkan oleh Plastic Odyssey diharapkan dapat diadaptasi oleh Indonesia khususnya Kota Ambon sebagai upaya memerangi sampah plastik di lautan.

“Fokus pengolahannya untuk sampah plastik, karena plastik yang masuk ke laut itu tidak akan bisa terurai dan akan dikonsumsi oleh biota laut,” jelasnya.

Selanjutnya untuk diketahui, Plastic Odyssey merupakan organisasi perintis yang didedikasikan untuk mengurangi polusi plastik di seluruh dunia, dengan menggabungkan inovasi, edukasi, dan keterlibatan masyarakat.

Organisasi ini berkeliling dunia, berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk menerapkan praktik pengelolaan sampah yang efektif dan mempromosikan pelestarian lingkungan.

Untuk diketahui, kapal ekspedisi Plastic Odyssey akan berada di Kota Kendari selama 5 hari.

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Operasi Patuh Jaya 2024: Masyarakat Muna Dihimbau Tertib Berlalu Lintas
Plt Bupati Muna Dukung Penuh pembentukan PWI di Bumi Sowite
SKI dan Sudirman Klaim Paslon Pertama yang Melenggang Menuju Pilwali Kota Kendari
PBB Buka Pintu Untuk Bachrun Bertarung di Pilkada Muna
Bachrun Labuta Semakin Solid, Siapkan Deklarasi Relawan
18 Kampus Menjadi Tempat Pelaksanaan Kemenkes Goes to Campus
Safaruni Kawal Gerbang Muna, Ajak Masyarakat Bergabung
Nur Alam Ucap Maaf ke Masyarakat Tongkuno, Gelar Pamit Yang Tertunda
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:29 WIB

Operasi Patuh Jaya 2024: Masyarakat Muna Dihimbau Tertib Berlalu Lintas

Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:11 WIB

Plt Bupati Muna Dukung Penuh pembentukan PWI di Bumi Sowite

Rabu, 3 Juli 2024 - 11:24 WIB

SKI dan Sudirman Klaim Paslon Pertama yang Melenggang Menuju Pilwali Kota Kendari

Selasa, 2 Juli 2024 - 22:27 WIB

PBB Buka Pintu Untuk Bachrun Bertarung di Pilkada Muna

Selasa, 2 Juli 2024 - 11:29 WIB

18 Kampus Menjadi Tempat Pelaksanaan Kemenkes Goes to Campus

Berita Terbaru

Ketua Penjaringan PBB Muna, Kaharudin Jalil saat menerima berkas pendaftaran Drs Bachrun, M.Si (Foto: Ist)

Berita

PBB Buka Pintu Untuk Bachrun Bertarung di Pilkada Muna

Selasa, 2 Jul 2024 - 22:27 WIB