Tari Sajomo Ane Posasa, Pesan Persatuan dari Sultra untuk HUT RI ke-80

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FNEWS.ID, Kendari – Sebanyak 170 penari dari Sulawesi Tenggara (Sultra) siap membawa warna baru di Istana Negara pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, 17 Agustus 2025 mendatang. Yang membuatnya istimewa, tim ini menerima panggilan mendadak dari pihak Istana dan hanya punya waktu latihan kurang dari dua minggu.

Bukan sekadar tampil, para penari akan mempresentasikan Tari Sajomo Ane Posasa, sebuah karya kolosal hasil kreasi baru yang memadukan gerak tradisi Wakatobi dengan simbol persatuan Nusantara. Sajomo Ane sendiri menggambarkan perjuangan dan keteguhan masyarakat Tomia, sementara Posasa berarti “bersatu” dalam bahasa Wakatobi.

Pelatih utama, Sukrin, mengaku tantangan waktu menjadi ujian terbesar.

“Telepon dari kurator Istana masuk kurang dari sebulan sebelum hari H. Latihan efektif kami bahkan tidak sampai dua minggu. Anak-anak latihan dari jam delapan pagi sampai delapan malam, nyaris tanpa jeda,” ungkapnya, Senin (11/8/2025).

Sukrin menerangkan, kerasnya latihan tak menyurutkan semangat. Seluruh penari, sebagian besar berasal dari Wakatobi, berpadu dengan penari dari Sanggar Tari Wanci dan Kendari.

“Kami ingin menunjukkan bahwa persatuan itu bukan slogan. Meski membawa nama Wakatobi, semua sanggar terlibat,” kata Sukrin.

Sukrin menyebut, dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Bupati Wakatobi dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sultra yang memfasilitasi seluruh kebutuhan tim hingga ke Jakarta.

“Bupati sangat mendukung, KADIN pun mem-backup penuh. Anak-anak bisa berangkat dan fokus berlatih untuk mengharumkan nama daerah,” tambah Sukrin.

Rombongan penari akan terbang ke Jakarta pada 13 Agustus 2025. Sehari setelah tiba, mereka langsung menjalani gladi bersih di Istana Presiden. Tidak ada waktu santai.

“Kami tidak akan berhenti berlatih sampai hari penampilan. Target kami, gerakan, kekompakan, dan energi tarian ini bisa menyentuh hati seluruh rakyat Indonesia,” tegas Sukrin.

Sukrin bilang, penampilan Tari Sajomo Ane Posasa di HUT RI ke-80 nanti bukan sekadar hiburan.

“Ia akan menjadi pesan lantang dari Sulawesi Tenggara bahwa persatuan dalam keberagaman adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” pungkas Sukrin.

 

Baca Juga:  Dari Kendari ke Eropa: Kiprah Internasional Anton Timbang Makin Bersinar

Penulis : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan
Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata
Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob
Penyuluh Agama Kemenag Muna Awali 2026 dengan Pembinaan Rohani di Rutan Raha
Bawaslu Sultra Raih Dua Penghargaan Nasional dalam Rakornas PDPB 2025
Gubernur Sultra Kukuhkan Pengurus IKA SMAN 4 Kendari, Dorong Alumni Berkontribusi untuk Daerah
LBH POSPERA Kepton Dampingi Advokasi Hukum Pegawai P3K Paruh Waktu Baubau
BPD HIPMI Sultra Apresiasi Pembangunan 100 Lapak UMKM di Eks MTQ Kendari
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:59 WIB

Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:01 WIB

Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:53 WIB

Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob

Senin, 5 Januari 2026 - 23:59 WIB

Penyuluh Agama Kemenag Muna Awali 2026 dengan Pembinaan Rohani di Rutan Raha

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:08 WIB

Gubernur Sultra Kukuhkan Pengurus IKA SMAN 4 Kendari, Dorong Alumni Berkontribusi untuk Daerah

Berita Terbaru