FNEWS.ID, MUNA – Mengawali tahun 2026 dengan semangat pembinaan dan penguatan nilai spiritual, Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Raha, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag Muna dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif, menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di rutan.
Penyuluh Agama Fungsional yang juga Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Muna, Dra. Waode Mutsakkal Sino, M.Pd, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh Penyuluh Agama Fungsional bersama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kemenag Muna.
“Mengawali Tahun 2026, kami Penyuluh Agama Fungsional bersama PPPK Kementerian Agama Kabupaten Muna melaksanakan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Rutan Kelas IIB Raha sebagai bentuk pendampingan spiritual dan pembinaan karakter,” ujarnya.
Waode Mutsakkal bilang, melalui kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Muna berharap Warga Binaan dapat memperoleh bekal spiritual yang kuat, menumbuhkan sikap ikhlas dan sabar, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.
Pembinaan diisi dengan siraman rohani Islam yang disampaikan oleh Muh. Hatta, S.Kom, dengan tema “Memasuki Tahun Baru dengan Semangat Baru, dan Menjalani Kehidupan dengan Ikhlas dan Sabar”. Materi ini diharapkan mampu membangkitkan optimisme, ketenangan batin, serta kesadaran spiritual para Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan.
Selain ceramah keagamaan, kegiatan juga dilanjutkan dengan bimbingan pembelajaran membaca Al-Qur’an, mulai dari Iqra 1 hingga Iqra 6, serta pembelajaran tajwid bagi Warga Binaan yang telah mampu membaca Al-Qur’an. Suasana pembinaan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan lantunan shalawat Nabi yang dibacakan secara bersama-sama, menciptakan suasana religius dan penuh harapan di lingkungan rutan.
Adapun Penyuluh Agama yang terlibat dalam kegiatan pembinaan tersebut yakni:
Dra. Waode Mutsakkal Sino, M.Pd
Waode Sitti Karsi, S.Ag., M.Pd
Muh. Hatta, S.Kom
Hasrullah, S.H., S.Pd
Dra. Sitti Latiha
Dra. Sitti Ramlah
Penulis : Redaksi









