La Ode Tariala di HUT RI ke-80: Satukan Kekuatan, Kelola Anggaran Bersih, Wujudkan Sultra Maju dan Sejahtera

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FNEWS.ID, KENDARI – Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 menjadi momen penting bagi Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala, untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu membangun daerah. Mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, ia menegaskan bahwa kemajuan Sultra harus lahir dari pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas korupsi.

“Kita ingin Sultra maju, tapi kemajuan itu tidak boleh dibayar dengan hilangnya integritas. Pemerintahan yang bersih adalah syarat utama kesejahteraan rakyat,” tegas La Ode Tariala.

Sultra, Kontributor Signifikan untuk APBN

Data menunjukkan, Sulawesi Tenggara tidak hanya berkembang secara infrastruktur dan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi penyumbang penting dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hingga akhir September 2024, realisasi belanja negara di Sultra mencapai Rp18,93 triliun. Angka ini meliputi:

– Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp1.917,39 miliar (per akhir Mei 2025), mencakup belanja pegawai, barang, modal, dan bantuan sosial.

– Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp13.467,92 miliar atau 72,04% dari pagu, naik 9,40% dibanding tahun sebelumnya, terutama dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Desa.

Dari sisi penerimaan negara, Sultra turut menyumbang melalui:

– PNBP sebesar Rp560,70 miliar hingga Agustus 2024, tumbuh 1,70% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Kado Spesial HUT RI ke-80: Presiden Prabowo Gratiskan Transportasi dan Gelar Pesta Rakyat Sehari Semalam di Monas

– Penerimaan kepabeanan dan cukai yang mencatat tren positif, meski penerimaan pajak mengalami sedikit penurunan.

“Kontribusi ini harus kembali pada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata dan merata. Setiap rupiah anggaran harus tepat sasaran,” ujar La Ode Tariala.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Bagi La Ode Tariala, angka-angka kontribusi Sultra terhadap APBN bukan sekadar data di atas kertas, melainkan peluang besar untuk mengakselerasi kesejahteraan rakyat. Dengan belanja negara yang mencapai Rp18,93 triliun pada 2024, Sultra memiliki modal fiskal yang kuat untuk membangun infrastruktur, memberdayakan UMKM, dan memperluas lapangan kerja.

“Kuncinya adalah efisiensi dan ketepatan sasaran. Belanja negara harus menggerakkan ekonomi dari kota hingga desa, dari pusat industri hingga pelosok perbatasan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa DPRD akan memperkuat fungsi pengawasan, memastikan setiap program pembangunan memiliki dampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar proyek formalitas. Sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, menurutnya, akan menjadi motor percepatan pertumbuhan ekonomi Sultra.

Generasi Muda, Kunci Masa Depan

La Ode Tariala melihat pemuda Sultra sebagai aset strategis yang akan menentukan arah pembangunan 20 hingga 30 tahun ke depan. Ia mengajak generasi muda untuk tak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut menjadi penggerak ekonomi kreatif, inovator teknologi, dan penjaga integritas daerah.

“Kita ingin mencetak generasi berintegritas tinggi, yang bukan hanya pintar mencari peluang, tapi juga berani menolak jalan pintas yang merusak masa depan,” tegasnya.

Ia mendorong adanya program pelatihan kewirausahaan, penguatan literasi digital, hingga pendidikan anti-korupsi sejak dini agar anak muda Sultra siap bersaing di tingkat nasional bahkan global.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sultra Pastikan Dukungan Anggaran untuk KONI Demi Kemajuan Olahraga Daerah

Persatuan Adalah Fondasi

Menurut La Ode Tariala, Sultra adalah miniatur Indonesia dengan keragaman budaya, bahasa, dan latar belakang politik. Justru keragaman inilah yang menjadi modal sosial paling berharga jika dikelola dengan semangat kebersamaan.

Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat desa, untuk mengesampingkan ego sektoral demi membangun daerah secara kolektif.

“Perbedaan adalah kekayaan, bukan penghalang. Selama kita bersatu, semua tantangan bisa kita hadapi. Persatuan adalah pondasi untuk mewujudkan Sultra yang berdaulat, sejahtera, dan maju,” pungkasnya. (Rls)

Penulis : Novrizal

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran
Informa Resmi Buka Gerai Perdana di Metro, Perkuat Ekspansi dan Dorong Ekonomi Lokal
Danrem 172/PWY Resmikan PLTMH Karya Satgas Yonif 511/DY, Terangi Pedalaman Lanny Jaya
Ketua Repdem Kendari Minta Publik Tidak Menggiring Opini Soal Kasus Anton Timbang
Klarifikasi Dugaan Penipuan, PT Swarna Dwipa Property dan Konsumen Sepakat Berdamai
Antusias Simpatisan Sambut La Ode H. Ringa Jhon sebagai Ketua DPD PAN Muna
Ringa Jhon Temui Zulhas, PAN Muna Siap Tancap Gas Menuju Empat Besar 2029
Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:06 WIB

Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:42 WIB

Informa Resmi Buka Gerai Perdana di Metro, Perkuat Ekspansi dan Dorong Ekonomi Lokal

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:10 WIB

Danrem 172/PWY Resmikan PLTMH Karya Satgas Yonif 511/DY, Terangi Pedalaman Lanny Jaya

Senin, 16 Maret 2026 - 20:08 WIB

Ketua Repdem Kendari Minta Publik Tidak Menggiring Opini Soal Kasus Anton Timbang

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:16 WIB

Antusias Simpatisan Sambut La Ode H. Ringa Jhon sebagai Ketua DPD PAN Muna

Berita Terbaru