Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FNEWS ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah pada Kamis (25/3) di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta. Kegiatan yang menjadi agenda rutin pasca-Lebaran ini dihadiri jajaran pimpinan pusat dan tokoh Muhammadiyah, serta diisi dengan tausiyah Syawalan yang menyoroti dinamika perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri di Indonesia.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, , dalam tausiyahnya mengapresiasi kedewasaan masyarakat Indonesia, khususnya warga Muhammadiyah, dalam menyikapi perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri 1447 H. Ia menilai dinamika tersebut justru menjadi bagian dari proses pendewasaan umat.

“Ini dinamika yang membuat kita makin matang dan dewasa. Tidak perlu berlebihan menyikapi perbedaan, apalagi Muhammadiyah sebagai organisasi yang lebih tua harus menunjukkan kedewasaan,” ujar Haedar.

Meski demikian, Haedar menyayangkan adanya sejumlah peristiwa di daerah yang dinilai menghambat pelaksanaan Salat Idulfitri Muhammadiyah pada 20 Maret lalu. Ia menuturkan, perbedaan semestinya disikapi secara bijak, termasuk oleh aparat pemerintah.

“Memang patut disayangkan jika ada aparat yang justru ikut menghalangi. Seharusnya perbedaan itu dikelola dengan kedewasaan,” tegasnya.

Haedar juga menekankan bahwa perbedaan penetapan Idulfitri tidak hanya terjadi pada Muhammadiyah, melainkan juga melibatkan sejumlah organisasi masyarakat lainnya. Ia menilai dukungan publik yang mengalir, termasuk di media sosial, menunjukkan adanya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menghargai perbedaan.

Baca Juga:  Tim INASAR Bertolak ke Myanmar untuk Misi Kemanusiaan

Senada dengan itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, , mendorong warga Muhammadiyah untuk aktif menyampaikan pandangan keagamaan di ruang publik secara argumentatif dan terbuka.

Menurutnya, budaya menyampaikan pendapat yang didasarkan pada dalil dan argumentasi kuat akan mendorong masyarakat menjadi lebih terbuka serta tidak mudah terpecah oleh perbedaan.

“Semakin masyarakat terbiasa menyampaikan pandangan dengan argumen yang kuat, maka perbedaan tidak akan dipandang sebagai sumber konflik,” ujar Mu’ti.

Ia juga menegaskan bahwa pilihan Muhammadiyah dalam menetapkan waktu Idulfitri merupakan hasil dari kajian mendalam yang didasarkan pada dalil dan metodologi yang kuat, bukan sekadar berbeda.

“Karena itu, warga Muhammadiyah tidak perlu ragu untuk menyampaikan paham keagamaan Muhammadiyah di ruang publik,” imbuhnya.

Acara Syawalan ini turut dihadiri sejumlah pimpinan PP Muhammadiyah, di antaranya Agung Danarto, Saad Ibrahim, Syafiq Mughni, Syamsul Anwar, Irwan Akib, Busyro Muqoddas, Agus Taufiqurrahman, serta Salmah Orbayinah. (Red/No)

Baca Juga:  Fajar Ishak Tegaskan, ASR-Hugua Paslon Berpengalaman dan Pro-Rakyat untuk Sultra
Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau
Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat
Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas
PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis
Warondo Family FC Taklukkan Nihi FC 3-1, Juara Turnamen HUT ke-81 RI di Muna Barat
Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta
HUT PAN ke-28, DPD PAN Muna Salurkan Sembako dan Santunan untuk 100 Anak
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:15 WIB

Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas

Selasa, 15 September 2026 - 22:36 WIB

PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis

Minggu, 6 September 2026 - 23:05 WIB

Warondo Family FC Taklukkan Nihi FC 3-1, Juara Turnamen HUT ke-81 RI di Muna Barat

Berita Terbaru

CAPOT TOKOH

Kursi, Kasus, dan Kendali

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:46 WIB