Anak Sekjen DPP PBB Ruksamin, Muhammad Radja Bintang Rukusala, Tutup Usia pada Umur 21 Tahun

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FNEWS.ID, JAKARTA – Kabar duka datang dari keluarga Ketua Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), H. Ruksamin. Putra tercintanya, Muhammad Radja Bintang Rukusala, meninggal dunia di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Senin (19/10/2026) pukul 03.00 WIB, dalam usia 21 tahun.

Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi keluarga besar H. Ruksamin dan Hj. Nurponirah. Di usia yang masih muda, ketika masa depan dan berbagai cita-cita masih terbentang, Muhammad Radja Bintang Rukusala berpulang, meninggalkan kenangan serta kerinduan bagi orang-orang yang menyayanginya.

Almarhum lahir di Kendari pada 4 Juni 2005. Ia merupakan anak kedua dari empat bersaudara, buah hati pasangan H. Ruksamin dan Hj. Nurponirah.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik, disiplin, dan penuh kasih sayang kepada keluarga maupun orang-orang di sekitarnya. Kepribadian tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi mereka yang pernah mengenalnya.

Bagi sebuah keluarga, kehilangan anak bukan sekadar perpisahan, melainkan juga kehilangan bagian dari harapan dan masa depan yang telah lama dibayangkan. Ada banyak cerita yang telah dilalui bersama, ada cita-cita yang hendak diwujudkan, serta kebersamaan yang kini hanya dapat dikenang melalui doa.

Baca Juga:  Survei The Haluoleo Institute: Persaingan Ketat di Pilgub Sultra dan Pilwali Kendari 2024

Muhammad Radja Bintang Rukusala mengawali pendidikan di SD Negeri 2 Unaaha dan menyelesaikannya pada 2017. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Unaaha hingga lulus pada 2020.

Pendidikannya berlanjut di Insan Cendekia Madani, Tangerang Selatan, hingga menyelesaikan sekolah menengah atas pada 2024. Setelah itu, almarhum melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Hasanuddin, Makassar.

Perjalanan pendidikan tersebut menjadi bagian dari ikhtiarnya dalam menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan. Namun, perjalanan hidupnya harus berakhir ketika usianya baru menginjak 21 tahun.

Kepergiannya meninggalkan duka yang tidak mudah diungkapkan dengan kata-kata. Bagi keluarga, kenangan tentang keseharian, perhatian, dan kasih sayang yang pernah diberikan akan selalu memiliki tempat tersendiri di hati.

Waktu mungkin akan terus berjalan, tetapi kehilangan seseorang yang dicintai tidak serta-merta menghapus jejak kehidupannya. Kebaikan yang pernah ditanamkan dan kasih sayang yang pernah dibagikan akan tetap hidup dalam ingatan orang-orang terdekatnya.

Baca Juga:  Refleksi Tahun Baru 2025: Momentum Bersama untuk Buton Tengah yang Lebih Baik

Di tengah suasana duka, doa menjadi ungkapan cinta yang terus mengalir bagi almarhum. Kepergian ini juga menjadi pengingat bahwa kehidupan merupakan titipan Allah SWT yang pada waktunya akan kembali kepada Sang Pencipta.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah Muhammad Radja Bintang Rukusala, mengampuni segala khilaf dan dosanya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Doa dan simpati juga menyertai keluarga besar H. Ruksamin dan Hj. Nurponirah. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan, serta ketabahan dalam menghadapi kehilangan yang begitu mendalam ini.

Selamat jalan, Muhammad Radja Bintang Rukusala.

Usiamu masih muda, perjalananmu masih panjang, dan banyak harapan yang mungkin belum sempat terwujud. Namun, kenangan tentangmu akan tetap tinggal di hati keluarga dan orang-orang yang menyayangimu.

Semoga kepergianmu mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan untuk melewati masa-masa sulit ini.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali.

Al-Fatihah.

(Redaksi)

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kartika Waode Hidupkan Cerita Wuna Lewat Lagu “Wuna Liwu Kasintaha”, Begini Liriknya
Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas
Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta
HUT PAN ke-28, DPD PAN Muna Salurkan Sembako dan Santunan untuk 100 Anak
Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran
Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik
ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Anak Sekjen DPP PBB Ruksamin, Muhammad Radja Bintang Rukusala, Tutup Usia pada Umur 21 Tahun

Minggu, 27 September 2026 - 20:57 WIB

Kartika Waode Hidupkan Cerita Wuna Lewat Lagu “Wuna Liwu Kasintaha”, Begini Liriknya

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta

Berita Terbaru