Babad Gedung Tua yang Kini Jadi Kantor SMSI Pusat

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Novrizal R Topa

 

FNEWS.ID, JAKARTA – Di antara riuhnya lalu lintas ibu kota, berdiri sebuah bangunan tua di Jalan Veteran II No. 7C, Jakarta. Salah satu bangun yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah di negeri si Pitung. Kini, gedung itu menjadi markas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat. Namun, dinding-dindingnya menyimpan jejak sejarah panjang, dari pusat operasi kolonial hingga menjadi rumah bagi insan pers nasional.

Berdasarkan penelusuran sejumlah literatur dan kesaksian sejarah, gedung ini pada mulanya merupakan pusat aktivitas Marsose, polisi rahasia Hindia Belanda. Dari tempat inilah operasi intelijen dan pengawasan terhadap pergerakan warga pribumi dijalankan secara sistematis. Gedung ini menjadi simbol kontrol kolonial, tempat strategi dan siasat dirancang untuk membungkam perlawanan.

Tak jauh dari lokasi ini pula, tempat ini menjadi saksi bisu, dimana sejarah mencatat tumbangnya Jan Pieterszoon Coen, Gubernur Jenderal VOC yang menjabat dua periode, yaitu tahun 1619-1623 dan 1627-1629. Dimana, nama Jan Pieterszoon Coen begitu lekat dengan ekspansi dan kekuasaan kolonial. Ironisnya, tokoh penting pemerintahan kolonial itu justru menemui ajal di tanah yang selama ini diawasi dengan ketat oleh aparatnya sendiri. Peristiwa tersebut menjadi simbol bahwa kekuasaan sebesar apa pun tak pernah benar-benar kebal terhadap perlawanan rakyat.

Baca Juga:  Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis

Memasuki masa revolusi sekitar 1945, gedung ini kembali berubah peran. Kali ini, ia menjadi markas CC PKI di bawah pimpinan D. N. Aidit. Di ruang-ruangnya digelar rapat-rapat penting yang menentukan arah gerakan politik kala itu. Gedung ini disebut-sebut menjadi salah satu tempat persiapan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia, seperti Peristiwa Madiun 1948 dan Gerakan 30 September 1965, dua episode kelam yang membekas kuat dalam perjalanan bangsa.

Pasca meletusnya peristiwa 1965 dan meredanya pengaruh PKI, gedung tersebut diambil alih oleh Kodam III/Siliwangi, sebelum kemudian diserahkan kepada Kodam Jaya pada 1966. Saat itu, Pangdam Jaya dijabat oleh Amir Machmud. Dalam dinamika politik Orde Baru yang tengah menguat, gedung ini kembali berpindah tangan kepada Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin.

Pada tahun itu pula, Ali Sadikin kemudian menyerahkan gedung tersebut kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, yang saat itu dipimpin oleh Harmoko. Sejak itulah, gedung ini mulai bernafas sebagai rumah bagi organisasi pers, menandai pergeseran besar dari pusat kekuasaan politik dan militer menjadi ruang perjuangan kebebasan informasi.

Baca Juga:  Matraman Dalam dan Menteng: Jejak Sejarah di Jantung Ibu Kota

 

Perjalanan sejarahnya belum berhenti. Dalam perkembangan selanjutnya, estafet pengelolaan beralih ke SMSI ketika organisasi ini dipimpin oleh Margiono. Kini, SMSI di bawah kepemimpinan Firdaus, gedung tua tersebut tetap berdiri kokoh sebagai Kantor SMSI Pusat.

Dari markas polisi rahasia kolonial, ruang konsolidasi gerakan politik, hingga menjadi pusat organisasi media siber, gedung di Jalan Veteran II No. 7C adalah saksi bisu pergulatan kekuasaan, ideologi, dan kebebasan. Jika dahulu dindingnya menyimpan bisik-bisik strategi dan intrik, hari ini ia menjadi tempat lahirnya berita, opini, dan gagasan yang mengalir ke ruang publik.

Bagi SMSI, kantor pusat itu bukan hanya alamat. Ia adalah babad, sebuah catatan perjalanan tentang bagaimana sejarah dan masa depan dapat berdiri dalam satu bangunan yang sama.

Sejarahnya mengajarkan satu hal, bangunan boleh tetap sama, tetapi zaman dan nilai yang hidup di dalamnya terus berubah.

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:24 WIB

Babad Gedung Tua yang Kini Jadi Kantor SMSI Pusat

Berita Terbaru

Features

Babad Gedung Tua yang Kini Jadi Kantor SMSI Pusat

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:24 WIB