Lurah Korumba Diduga Terlibat Politik Praktis, Wahid Sulfian Bantah Tuduhan

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, FNEWS.ID – Menjelang Pilkada Kendari 2024, Lurah Korumba, Wahid Sulfian, diterpa isu miring terkait dugaan keterlibatannya dalam politik praktis. Wahid dituding mengarahkan sejumlah Ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) untuk mendukung pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari nomor urut 3, Sitya Giona Nur Alam-Subhan.

Seorang Ketua RT yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku diminta oleh Wahid untuk mendata warga sebagai bagian dari upaya memenangkan Paslon Giona-Subhan.

“Pak lurah minta data warga, katanya untuk Giona,” ungkap RT tersebut. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci apakah permintaan tersebut merupakan arahan langsung dari pimpinan di tingkat yang lebih tinggi. Selasa (19/11/2024).

Saat dimintai konfirmasi, Wahid Sulfian membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah memberikan arahan kepada perangkat RT maupun RW untuk mendukung salah satu Paslon.

“Kalau saya tidak seperti itu. Kita tidak pernah mengarahkan RT atau RW. Kita ini kan ASN,” ujar Wahid di ruang kerjanya.

Meski demikian, Wahid tidak menampik bahwa isu keterlibatan lurah dalam politik praktis kerap muncul di berbagai wilayah. Ia mengaku telah berdiskusi dengan sesama lurah untuk menanggapi rumor tersebut.

“Kalaupun saya tertangkap langsung di lapangan, namanya saya juga manusia biasa. Tapi saya pikir, di bawah UU Pemilukada, hanya orang bodoh yang berani melakukan itu karena risikonya adalah pemecatan. Saya tidak mau seperti itu,” jelasnya.

Lebih jauh, Wahid juga menyebutkan bahwa tuduhan keberpihakan politik praktis tidak hanya diarahkan kepadanya, tetapi juga kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari. Isu tersebut bahkan telah sampai ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga:  Ribuan Warga Buton Sambut Meriah La Ode Naane, Bantah Isu Bukan Putra Daerah

Di tengah isu ini, Wahid menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pilkada.

“Tugas utama kami adalah memastikan Kamtibmas tetap terjaga. Itu fokus kami,” tegasnya.

Terkait dugaan ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang, dan kasus ini masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Baca Juga:  Beberkan Kepemimpinan Andi Ady Aksar, Sekum IPSI Sultra: Kami Bangga Sekaligus Kehilangan

 

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ringa Jhon Temui Zulhas, PAN Muna Siap Tancap Gas Menuju Empat Besar 2029
Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik
Anton Timbang Kembali Pimpin Kadin Sultra Periode 2026–2031
ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax
Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis
Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan
Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata
Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:38 WIB

Ringa Jhon Temui Zulhas, PAN Muna Siap Tancap Gas Menuju Empat Besar 2029

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:27 WIB

Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:28 WIB

Anton Timbang Kembali Pimpin Kadin Sultra Periode 2026–2031

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:29 WIB

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:45 WIB

Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis

Berita Terbaru