Turatea Panrita Diluncurkan: Era Baru Digitalisasi Pendidikan Dimulai dari Jeneponto

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FNEWS.ID, JENEPONTO – Kabupaten Jeneponto resmi mengawali langkah besar menuju digitalisasi pendidikan. Bertempat di Cafe Aditya, Jalan Lingkar Kelurahan Empoang, Workshop Turatea Panrita sukses digelar sebagai bagian dari upaya merealisasikan visi “Jeneponto Bahagia” di bawah kepemimpinan Paris-Islam. Kamis (29/5/2025).

Workshop yang diinisiasi oleh komunitas Guru Impian Indonesia (Ginesia) bekerja sama dengan UPT SDN 8 Binamu ini menjadi momentum penting lahirnya inovasi digital Turatea Panrita, sebuah platform pendidikan berbasis teknologi pertama di Jeneponto yang menyatukan orang tua, guru, siswa, sekolah, dan pemerintah daerah dalam satu ekosistem pembelajaran.

Founder Ginesia, Hamdan Yusuf menerangkan, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan solusi pendidikan yang inovatif dan efektif. Melalui Turatea Panrita, menawarkan berbagai layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan institusi pendidikan, yakni Guru dan Siswa.

“Dengan Turatea Panrita, impian digitalisasi pendidikan di Jeneponto bukan lagi sekadar wacana. Ini awal yang nyata,” ujar Hamdan, penuh optimisme.

Hamdan bilang, platform ini memungkinkan orang tua memantau langsung perkembangan belajar anak mereka secara real-time, mulai dari kehadiran, materi pelajaran, hingga aktivitas sekolah.

“Transparansi dan kecepatan informasi menjadi kunci utama keberhasilan aplikasi ini dalam memperkuat peran serta orang tua dalam proses pendidikan,” ujar Hamdan.

UPT SDN 8 Binamu menjadi pelopor penerapan sistem ini. Kepala sekolah Ernawati DL, S.Pd., M.Pd bersama seluruh guru menunjukkan antusiasme tinggi, yang langsung diapresiasi oleh Muhammad Sakkir, trainer dalam workshop tersebut.

“Respons cepat mereka menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari sekolah-sekolah yang mau bergerak. Ini langkah besar bagi pendidikan Jeneponto,” ungkap Sakkir.

Sakkir menyampaikan, dengan semangat kolaboratif yang ditunjukkan seluruh peserta, Workshop Turatea Panrita bukan hanya sebatas pelatihan, melainkan titik awal revolusi pendidikan yang mengusung semangat inovasi, transparansi, dan keterlibatan semua pihak.

“Jeneponto kini tidak hanya bicara soal masa depan pendidikan, akan tetapi mulai membangunnya,” pungkas Sakkir

Baca Juga:  Komunitas Tani Kolaka Timur Solid Dukung ASR-Hugua

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis
Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan
Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata
Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob
Penyuluh Agama Kemenag Muna Awali 2026 dengan Pembinaan Rohani di Rutan Raha
Bawaslu Sultra Raih Dua Penghargaan Nasional dalam Rakornas PDPB 2025
Gubernur Sultra Kukuhkan Pengurus IKA SMAN 4 Kendari, Dorong Alumni Berkontribusi untuk Daerah
LBH POSPERA Kepton Dampingi Advokasi Hukum Pegawai P3K Paruh Waktu Baubau
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:45 WIB

Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis

Senin, 12 Januari 2026 - 19:59 WIB

Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:01 WIB

Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:53 WIB

Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob

Minggu, 21 Desember 2025 - 18:50 WIB

Bawaslu Sultra Raih Dua Penghargaan Nasional dalam Rakornas PDPB 2025

Berita Terbaru