30 Tahun Berselang, Bupati Buteng Ashari Kembali ke Jatinangor: Dari Calon Praja Jadi Pelayan Rakyat

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Langkah ini menjadi pengingat bahwa pemimpin sejati tak pernah berhenti belajar, karena mengabdi tak cukup hanya dengan niat, tapi juga dengan kapasitas yang terus diasah

 

FNEWS.ID – Waktu boleh bergulir, tapi kenangan tak pernah usang. Tiga dekade setelah menginjakkan kaki sebagai calon praja, Bupati Buton Tengah (Buteng) H. Ashari kembali menapak Jatinangor. Kali ini bukan untuk memulai, melainkan mengasah kembali semangat pengabdian.

Dalam unggahan reflektif di akun resminya, Minggu (22/6/2025), Ashari membagikan kisah perjalanannya yang penuh makna. Pada Agustus 1995 silam, ia berangkat bersama 14 rekan seangkatannya dari Bandara Wolter Monginsidi (sekarang Bandara Haluoleo) Kendari menuju Jatinangor, mengikuti seleksi Pantukhir untuk menjadi bagian dari keluarga besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

“Saat itu kami datang dengan deg-degan, belum pasti diterima. Masih harus melewati tahapan seleksi akhir. Kami masuk gerbang IPDN menenteng koper, disambut senyum penuh arti para senior,” kenangnya.

Kini, di tahun 2025, ia kembali menapaki gerbang yang sama. Namun situasinya jauh berbeda. Ashari datang sebagai Kepala Daerah, mengikuti retret kepala daerah gelombang kedua, lengkap dengan pengawalan dan penyambutan resmi oleh Drumben Gita Abdi Praja.

“Ya, Jatinangor aku kembali. Dulu datang sebagai calon abdi negara, sekarang sebagai pelayan rakyat. Rasa haru tak terbendung. Tempat ini menjadi saksi awal pengabdian saya, dan kini menjadi tempat mengasah kembali semangat itu untuk Buton Tengah,” tulisnya.

Perjalanan ini, bagi Ashari, bukan sekadar nostalgia, melainkan sebuah momen kontemplatif. Ia datang bukan untuk mengenang masa lalu, tapi untuk memastikan bahwa tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat tetap diiringi semangat belajar yang tak pernah padam.

“Alhamdulillah, terima kasih atas semua doa yang mengantarkanku ke sini, kembali ke Jatinangor, kali kedua dengan tanggung jawab yang lebih besar,” tutupnya.

 

Baca Juga:  Siapa Sebenarnya Memegang Setir Politik Sultra? 

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kartika Waode Hidupkan Cerita Wuna Lewat Lagu “Wuna Liwu Kasintaha”, Begini Liriknya
Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau
Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat
Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas
PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis
Warondo Family FC Taklukkan Nihi FC 3-1, Juara Turnamen HUT ke-81 RI di Muna Barat
Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:57 WIB

Kartika Waode Hidupkan Cerita Wuna Lewat Lagu “Wuna Liwu Kasintaha”, Begini Liriknya

Minggu, 20 September 2026 - 13:15 WIB

Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas

Berita Terbaru