Akademi Bisnis 11 Oktober Resmi Berdiri, Siap Cetak Sarjana Terapan Digital di Sultra

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Akademi Bisnis 11 Oktober Kendari bukan hanya sekadar kampus baru, ini adalah tonggak perubahan. Sebuah langkah berani untuk menjemput masa depan yang digital, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

 

FNEWS.ID, Kendari – Dunia pendidikan vokasi di Sulawesi Tenggara mencatat sejarah baru. Akademi Bisnis 11 Oktober Kendari resmi berdiri sebagai perguruan tinggi swasta vokasi pertama di wilayah ini yang membuka Program Studi Bisnis Digital jenjang Diploma IV (Sarjana Terapan). Akademi ini berada di bawah naungan Yayasan Devasira Center dan diharapkan menjadi motor penggerak generasi muda Sultra menuju era ekonomi digital.

Surat Keputusan (SK) pendirian diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Dr. Andi Lukman, kepada Ketua Yayasan Devasira Center, Iswury Handayani, pada Selasa 24 Juni 2025. Seremoni ini sekaligus menandai babak baru hadirnya lembaga pendidikan vokasi yang menjawab tantangan zaman.

“Ini menjadi lembaga ke-225 di wilayah kerja kami. Pendidikan vokasi harus menjawab kebutuhan industri yang terus bergerak cepat. Jangan sampai dunia usaha bergerak, sementara pendidikan tertinggal,” tegas Dr. Andi Lukman dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang adaptif, kolaborasi erat dengan dunia industri, serta penguatan karakter mahasiswa termasuk nilai-nilai bela negara. Menurutnya, Akademi Bisnis 11 Oktober bisa menjadi model baru bagi pendidikan vokasi di Indonesia Timur.

Baca Juga:  Siapa ASR dan Hugua, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra yang Menjadi Buah Bibir?

Ketua Yayasan Devasira Center, Iswury Handayani, mengungkapkan bahwa pendirian akademi ini bukan hanya upaya membuka kampus baru, tetapi bagian dari visi besar menyiapkan generasi muda Sultra yang kritis, inovatif, dan memiliki jiwa wirausaha.

“Anak muda Sultra punya potensi besar. Akademi ini akan menjadi wadah untuk membina mereka menjadi insan tangguh yang tak hanya bisa bekerja, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” ujar Iswury.

Kurikulum akademi ini dirancang dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis praktik nyata. Mahasiswa akan dibimbing langsung oleh dosen profesional dan praktisi industri, agar setelah lulus bisa langsung diserap pasar kerja atau bahkan menjadi pelaku usaha digital.

Baca Juga:  Calon Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka Gunakan Hak Pilih di TPS 16 Anduonohu

Ketua APTISI Wilayah IX C, Prof. Andi Bahrun, turut memberi ucapan selamat atas berdirinya akademi ke-46 di Sulawesi Tenggara ini. Ia mengingatkan pentingnya membangun ekosistem riset dan pengabdian masyarakat agar keberadaan perguruan tinggi benar-benar memberi dampak pembangunan daerah.

Sementara itu, Irfan Baresi selaku Dewan Pembina Yayasan Devasira, menyebut kehadiran Akademi Bisnis 11 Oktober sebagai langkah strategis yang sangat relevan di tengah perkembangan era digital.

“Kami ingin mengintegrasikan ilmu manajemen dan teknologi dalam satu program. Dengan semangat ini, kami optimis SDM di Sultra bisa bersaing di tingkat nasional bahkan global,” ujarnya.

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kartika Waode Hidupkan Cerita Wuna Lewat Lagu “Wuna Liwu Kasintaha”, Begini Liriknya
Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau
Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat
Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas
PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis
Warondo Family FC Taklukkan Nihi FC 3-1, Juara Turnamen HUT ke-81 RI di Muna Barat
Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta
Berita ini 313 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:57 WIB

Kartika Waode Hidupkan Cerita Wuna Lewat Lagu “Wuna Liwu Kasintaha”, Begini Liriknya

Minggu, 20 September 2026 - 13:15 WIB

Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas

Berita Terbaru