KPID Sultra hasil Pengumuman dinilai ‘Offside’, Padahal SK Gubernur belum Keluar

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KENDARI, FNEWS.ID – Beredarnya komposisi struktur Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tenggara periode 2024-2027 dinilai inprosedural.

Salah seorang anggota KPID Sultra periode 2020-2023, yang tidak ingin disebutkan namanya, menyayangkan struktur tersebut terbentuk lebih awal, sementara Surat Keputusan (SK) dari Gubernur belum diterbitkan.

“Perlu diingat, mereka masih berada dalam masa sanggah. Selain itu, SK dari Gubernur belum keluar,” tegasnya kepada media ini melalui sambungan telepon.

Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia (PKPI) Nomor 1 Tahun 2024 tentang kelembagaan dan tata kelola KPI, penetapan anggota KPID belum final sebelum adanya SK dari Gubernur.

“Dalam Bab 1, pasal 1 ayat 2 sudah dijelaskan, anggota KPID dipilih oleh DPRD Provinsi dan secara administratif ditetapkan oleh Gubernur,” tambahnya.

Menurutnya, struktur yang baru dibentuk cacat prosedural. Idealnya, penyusunan kepengurusan dilakukan setelah penerbitan SK sebagai dasar hukum yang sah, bukan hanya berdasarkan hasil pengumuman.

Baca Juga:  Nur Alam Ucap Maaf ke Masyarakat Tongkuno, Gelar Pamit Yang Tertunda

Sementara itu, Komisioner KPID lama yang masih masuk dalam daftar pengumuman, Molesara, juga menyesalkan bahwa penentuan struktur baru dilakukan tanpa koordinasi dengan dirinya, meskipun sebelumnya telah disepakati bahwa akan ada pertemuan silaturahmi terlebih dahulu.

“Saya menyayangkan tindakan teman-teman yang terkesan tergesah-gesah dalam mengambil keputusan dengan tanpa memahami regulasi KPI terlebih dahulu,” ujar Molesara. Rabu (16/10/2024).

Molesara berharap agar seluruh komisioner terpilih dapat menggelar pertemuan untuk menyatukan visi dan misi sebelum memulai kerja mereka.

“Saya ingin kita senafas dalam menjalankan tugas KPI. Tantangan yang dihadapi kedepan sangat berat, terutama dalam mengawal perkembangan lembaga penyiaran di era digitalisasi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan DPRD dan Pj. Gubernur untuk menyamakan misi serta mendapatkan dukungan anggaran yang memadai.

“Jika koordinasi tidak lancar, jangan berharap KPID ke depan akan berdaya dan berjalan optimal,” pungkas Molesara.

Sebelumnya, tujuh komisioner KPID Sultra terpilih sudah memulai pembahasan struktur organisasi untuk masa jabatan 2024-2027 meskipun SK Gubernur belum diterbitkan. Sehingga hal ini dinilai menimbulkan kontroversi.

Baca Juga:  Musda HIPMI Sultra XVII Dimulai, Empat Bakal Calon Bersaing Rebut Kursi Ketum?

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta
HUT PAN ke-28, DPD PAN Muna Salurkan Sembako dan Santunan untuk 100 Anak
Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran
Informa Resmi Buka Gerai Perdana di Metro, Perkuat Ekspansi dan Dorong Ekonomi Lokal
Danrem 172/PWY Resmikan PLTMH Karya Satgas Yonif 511/DY, Terangi Pedalaman Lanny Jaya
Ketua Repdem Kendari Minta Publik Tidak Menggiring Opini Soal Kasus Anton Timbang
Klarifikasi Dugaan Penipuan, PT Swarna Dwipa Property dan Konsumen Sepakat Berdamai
Antusias Simpatisan Sambut La Ode H. Ringa Jhon sebagai Ketua DPD PAN Muna
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:41 WIB

HUT PAN ke-28, DPD PAN Muna Salurkan Sembako dan Santunan untuk 100 Anak

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:06 WIB

Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:42 WIB

Informa Resmi Buka Gerai Perdana di Metro, Perkuat Ekspansi dan Dorong Ekonomi Lokal

Senin, 16 Maret 2026 - 20:08 WIB

Ketua Repdem Kendari Minta Publik Tidak Menggiring Opini Soal Kasus Anton Timbang

Berita Terbaru