GPEI Sultra Perkuat Ekosistem Industri Kelapa, Dorong Hilirisasi

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FNEWS.ID, KENDARI – Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong hilirisasi industri kelapa sebagai langkah strategis meningkatkan daya saing daerah. Hal ini ditegaskan dalam diskusi bertajuk “Ngabuburit: Hilirisasi Komoditas Kelapa di Sultra Membangun Ekosistem Berkelanjutan”, yang digelar di Sakeca Lounge, Plaza Inn, Kendari. Rabu (19/3/2025)

Acara ini dihadiri oleh pelaku UMKM, eksportir, serta berbagai pihak terkait, termasuk Kadin Sulawesi Tenggara dan Balai Karantina Sultra.

Ketua GPEI Sultra, Sastra Alamsyah, menekankan bahwa hilirisasi kelapa harus segera diwujudkan agar Sultra tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga produsen produk turunan bernilai tinggi.

“Selama ini, produk kelapa dari Sultra banyak diekspor ke China, Vietnam, dan daerah lain. Padahal, jika hilirisasi berjalan, kita bisa mengolah kelapa menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti sabut, air kelapa, batok, hingga batang dan akar kelapa,” jelas Sastra.

Menurutnya, membangun ekosistem hilirisasi di daerah sangat penting untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. GPEI Sultra pun siap menjadi wadah bagi para pelaku usaha agar dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan penuh terhadap upaya ini, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal,” tambahnya.

Sastra bilang, diskusi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat industri hilirisasi kelapa di Sultra.

“Dengan komitmen yang kuat dari berbagai pihak, diharapkan Sulawesi Tenggara mampu menjadi pusat industri kelapa yang tidak hanya berorientasi ekspor, tetapi juga berdaya saing tinggi dalam sektor pengolahan dan inovasi produk turunan,” pungkas Sastra.

Baca Juga:  2 Kasus Uang Palsu Tahun 2024, Polresta Kendari: Caranya Tidak Berkelas dan Amatir

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax
Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis
Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan
Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata
Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob
Penyuluh Agama Kemenag Muna Awali 2026 dengan Pembinaan Rohani di Rutan Raha
Bawaslu Sultra Raih Dua Penghargaan Nasional dalam Rakornas PDPB 2025
Gubernur Sultra Kukuhkan Pengurus IKA SMAN 4 Kendari, Dorong Alumni Berkontribusi untuk Daerah
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:29 WIB

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:45 WIB

Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis

Senin, 12 Januari 2026 - 19:59 WIB

Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:01 WIB

Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:53 WIB

Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob

Berita Terbaru

Blog

Mengapa Visi Misi Menjadi Pondasi Penting Dunia Usaha

Senin, 19 Jan 2026 - 12:27 WIB