14 Kasus DBD Mengancam Masyarakat Mubar, Tertinggi Tiworo Tengah

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2024 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Cegah Demam Berdarah Dengue

Ilustrasi Cegah Demam Berdarah Dengue

MUBAR, FNEWS.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Muna Barat (Mubar) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala macam penyakit dengan memberlakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta senantiasa melakukan gerakan Menguras, Menutup, Mendaur ulang (3M) plus memantau. Pasalnya, pada awal Januari 2024 telah ditemukan 14 kasus DBD di Mubar.

Kepala Dinas Kesehatan Mubar, La Ode Mahajaya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyakit, terlebih dengan kondisi cuaca saat ini yang memasuki musim hujan.

Dirinya mengingatkan, beberapa jenis penyakit yang sering terjadi saat musim hujan yakni diare, DBD, leptospirosis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit serta penyakit pencernaan.

Untuk itu Mahajaya menyampaikan, dalam menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, masyarakat disarankan untuk selalu menguras tempat-tempat penampungan air serta menutup penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk dan jentiknya, serta menjaga kebersihan tubuh dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, membiasakan cuci tangan saat setiap kali habis bepergian di luar rumah dan melakukan istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan yang bergizi termasuk mengonsumsi vitamin, membiasakan mandi setiap habis terkena hujan,” jelasnya. Kamis (18/1/2024).

Baca Juga:  Lindungi Masyarakat dari Risiko DBD, FPRB Lakukan Fogging di Lingkungan Perumahan

Selanjutnya, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman penyakit DBD. Kemudian, jika merasa diri mengalami gejala penyakit, segera memeriksakan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Menjaga pola makan yang sehat dan harus didukung dengan makanan yang bergizi serta senantiasa melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara berkala melalui gerakan 3M Plus,” terang Mahajaya.

Mahajaya bilang, selain mengimbau masyarakat, Dinkes Mubar juga terus berupaya melakukan pencegahan untuk menekan kasus DBD di Mubar.

“Dalam mencegah meningkatnya kasus DBD di Muna Barat, kami telah melakukan fogging pada Puskesmas Tiworo Tengah dan Puskesmas Tondasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Mubar, Wa Ode Israyanti mengatakan, bahwa ada kecenderungan kenaikan kasus demam berdarah di musim hujan.

Trend ini sudah mulai terlihat karena dalam kurun waktu awal Januari 2024 ini, dimana terdapat 14 kasus baru.

Baca Juga:  Waspada DBD, Dinkes Kota Kendari Imbau Masyarakat Terapkan 3M

Wa Ode Israyanti menyebutkan, dalam 14 kasus itu, terdapat di wilayah Tiworo Tengah dengan ditemukan 5 kasus, Puskesmas Pajala 3 kasus, Tondasi 2 kasus, Barangka 2 kasus dan Marobea 2 kasus

“Tertinggi ada di wilayah Tiworo Tengah, ada 5 kasus,” ujarnya.

Sedangkan, Direktur RSUD Muna Barat, dr Syahril Fitrah mengatakan untuk pasien dengan kasus DBD yang dirawat di RSUD belum masuk sampai tahap kejadian luar biasa (KLB), sebab pasien DBD itu telah mendapat perawatan dari puskesmas terdekat.

“Alhamdulillah saat ini kasus DBD belum masuk kejadian luar biasa, karena pasien itu telah mendapatkan perawatan di puskesmas terdekat,” katanya.

Untuk diketahui bersama, Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah bentuk demam berdarah (DB) yang dapat mengancam jiwa. DBD adalah penyakit infeksi oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Negara beriklim tropis dan subtropis beresiko tinggi terhadap penularan virus tersebut. Hal ini dikaitkan dengan kenaikan temperatur yang tinggi dan perubahan musim hujan dan kemarau disinyalir menjadi faktor resiko penularan virus dengue.

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax
Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis
Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan
Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata
Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob
Penyuluh Agama Kemenag Muna Awali 2026 dengan Pembinaan Rohani di Rutan Raha
Bawaslu Sultra Raih Dua Penghargaan Nasional dalam Rakornas PDPB 2025
Gubernur Sultra Kukuhkan Pengurus IKA SMAN 4 Kendari, Dorong Alumni Berkontribusi untuk Daerah
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:29 WIB

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:45 WIB

Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis

Senin, 12 Januari 2026 - 14:01 WIB

Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:53 WIB

Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob

Senin, 5 Januari 2026 - 23:59 WIB

Penyuluh Agama Kemenag Muna Awali 2026 dengan Pembinaan Rohani di Rutan Raha

Berita Terbaru

Kadis Pariwisata Muna, La Ode Masrul, saat mengunjungi salah satu situs yang berada di kawasan Karst Liang Kabori (Foto: Ist)

Feature

Liang Kabori, Saat Leluhur Berbicara dari Dinding Karst

Rabu, 4 Feb 2026 - 15:41 WIB

Blog

Mengapa Visi Misi Menjadi Pondasi Penting Dunia Usaha

Senin, 19 Jan 2026 - 12:27 WIB