Cek Kesehatan Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadan, Menkes Pastikan Pelayanan Optimal

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FNEWS.ID, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tetap berlangsung selama bulan Ramadan dengan beberapa penyesuaian. Program ini memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat Indonesia, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan kesehatan gigi-mulut.

“Tetap jalan seperti biasa. Mungkin yang kayak ukur tekanan darah di bulan Ramadan masih bisa,” ujar Budi dikutip dari detik.com, Rabu (26/2/2025).

Menkes optimistis program ini bisa berjalan lancar dan menjangkau banyak masyarakat.

“Ini adalah program terbesar karena 280 juta masyarakat, mulai bayi lahir sampai lansia, itu kita layani. Mungkin nggak langsung 280 juta, tahun pertama kalau saya dapat 50 juta, 60 juta juga senang,” kata Budi Gunadi.

Budi bilang, dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat bisa lebih sadar akan pentingnya kesehatan dan mendapatkan layanan medis yang lebih mudah diakses, termasuk selama bulan Ramadan.

Baca Juga:  Meriah! Kampanye ASR-Hugua di Iwoimenda Dapat Dukungan Penuh dari Tomas dan Kader Partai

Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan gigi dan mulut tidak menjadi masalah meskipun sebagian masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa.

Pemeriksaan kesehatan gratis ini tetap mengikuti jam kerja puskesmas setempat tanpa perubahan jadwal, bahkan saat bulan Ramadan.

“Kalau jam kerja puskesmas, kita ngikutin tetap saja seperti biasa. Kalau hari libur sekolah, kan puskesmas tetap buka,” jelasnya.

Program CKG yang dimulai sejak 10 Februari 2025 ini menargetkan 280 juta penerima dengan anggaran Rp 4,7 triliun. Pemerintah juga telah menyesuaikan pemberian layanan kesehatan gratis bagi anak usia sekolah 7-17 tahun dengan periode ajaran baru Juli 2025.

Baca Juga:  Antisipasi TPPO dan TPPM, Imigrasi Baubau Bentuk Desa Binaan di Kabupaten Muna

Uniknya, layanan kesehatan gratis ini diberikan kepada masyarakat sesuai dengan tanggal ulang tahun mereka. Masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas tersebut sejak hari ulang tahunnya hingga satu bulan setelahnya. Bagi mereka yang berulang tahun pada Januari, Februari, dan Maret, diberikan kelonggaran untuk mendapatkan layanan hingga April 2025, mengingat program baru dimulai pada pertengahan Februari.

 

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antusias Simpatisan Sambut La Ode H. Ringa Jhon sebagai Ketua DPD PAN Muna
Ringa Jhon Temui Zulhas, PAN Muna Siap Tancap Gas Menuju Empat Besar 2029
Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik
Anton Timbang Kembali Pimpin Kadin Sultra Periode 2026–2031
ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax
Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis
Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan
Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:16 WIB

Antusias Simpatisan Sambut La Ode H. Ringa Jhon sebagai Ketua DPD PAN Muna

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:38 WIB

Ringa Jhon Temui Zulhas, PAN Muna Siap Tancap Gas Menuju Empat Besar 2029

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:27 WIB

Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:29 WIB

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:45 WIB

Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis

Berita Terbaru