PMII Kolaka Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FNEWS.ID, Kolaka – Polemik pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Buton Selatan terus bergulir. Berbagai elemen menilai prosesnya melanggar Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK). Salah satunya datang Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kolaka yang mendesak Gubernur Sulawesi Tenggara untuk mencopot Ridwan Badallah dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Sultra.

Ketua PC PMII Kolaka, Muhammad Ikram, menyampaikan, desakan ini muncul setelah pelantikan sejumlah ASN di Buton Selatan pada Februari 2025 yang diduga melanggar Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).

“PMII Kolaka menilai bahwa pelantikan tersebut tidak melalui pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2022,” ujar Ikram.

Ikram menerangkan, BKN sendiri telah mengeluarkan surat hasil pengawasan dengan nomor 2782/R – AK.02.02/SD/K/2025 yang meminta Bupati Buton Selatan untuk membatalkan keputusan pelantikan dan mengembalikan pegawai yang telah dilantik ke jabatan semula dalam waktu lima hari.

Baca Juga:  Dialog ASR-Hugua, Milenial dan Gen Z di Puncak Wakila Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Muhammad Ikram, menyoroti bahwa meskipun Pj. Gubernur Sultra telah mendisposisikan masalah ini kepada Sekda Sultra, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait tuntutan pencopotan Ridwan Badallah.

“Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan resmi dari Gubernur Sultra terkait desakan pencopotan Kadis Kominfo. Masyarakat dan berbagai pihak terkait menantikan langkah selanjutnya dari pemerintah provinsi,” kata Ikram, Rabu, 19 Maret 2025.

Ikram menegaskan bahwa tindakan tegas diperlukan untuk menjaga integritas pemerintahan di Sulawesi Tenggara. Ia juga menilai bahwa masyarakat Buton Selatan membutuhkan pemimpin yang berintegritas dan adil.

“Walaupun saya bukan orang sana, saya yakin masyarakat Buton Selatan membutuhkan pemimpin yang adil,” tutupnya.

 

Baca Juga:  Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan KONI Sultra dalam Membangun Olahraga

Penulis : Tim Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kartika Waode Hidupkan Cerita Wuna Lewat Lagu “Wuna Liwu Kasintaha”, Begini Liriknya
Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau
Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat
Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas
PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis
Warondo Family FC Taklukkan Nihi FC 3-1, Juara Turnamen HUT ke-81 RI di Muna Barat
Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:57 WIB

Kartika Waode Hidupkan Cerita Wuna Lewat Lagu “Wuna Liwu Kasintaha”, Begini Liriknya

Minggu, 20 September 2026 - 13:15 WIB

Jalin Silaturahmi, KK-Buteng Bakal Gelar Mubes Pertama di Baubau

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Ketua DPD PAN Muna Hadiri HUT ke-28 PAN di JCC, Ringa Jhon: Gerak Cepat Harus Dirasakan Rakyat

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Muaythai Kendari Tata Organisasi, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

352 Karateka Ramaikan Turnamen TAKO Sultra 2026, Jadi Ajang Ukur Kemampuan dan Sportivitas

Berita Terbaru