Dari Tanah Karst Menuju Banten: Catatan Perjalanan HPN 2026

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh: Novrizal R Topa
(Anggota Persatuan Wartawan Indonesia, Sulawesi Tenggara)

 

FNEWS.ID – Pagi di Muna selalu dimulai dengan batu. Karst yang kokoh, putih keabu-abuan, menyimpan kisah tua tentang air, waktu, dan ketahanan. Dari celah-celahnya, kehidupan tumbuh pelan tapi pasti, seperti pers daerah yang bekerja dalam senyap, jauh dari hiruk-pikuk pusat kekuasaan. Di sanalah nilai-nilai jurnalisme menemukan ejawantahnya: bertahan, jujur, dan berpihak pada publik.

Langit Raha masih lembap ketika langkah-langkah kecil itu diayunkan. Tas berisi catatan, kamera, dan harapan dipanggul bukan sekadar sebagai perlengkapan liputan, melainkan sebagai ejawantah tanggung jawab moral seorang wartawan, membawa suara daerah ke panggung nasional. Dari Muna, menyeberang laut, menembus pulau, hingga akhirnya mendarat di Banten. Sebuah tanah, dimana pertemuan sejarah, budaya, dan arah baru pers Indonesia.

HPN 2026 bukan sekadar agenda tahunan. Ia adalah titik temu, antara jurnalis daerah dan nasional, antara idealisme dan realitas. Tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” menemukan ejawantahnya dalam diskusi, seminar, dan perjumpaan lintas daerah, tempat gagasan diuji, nilai dipertautkan, dan masa depan pers dirumuskan bersama.

Baca Juga:  Brigade Pangan Perkenalkan Pola Garap Tahunan dan Musim Gadu untuk Tingkatkan Produktivitas

Di Banten, langkah dari tanah karst Muna seolah bertemu dengan denyut sejarah Kesultanan, jejak Baduy, dan geliat ekonomi modern. Rangkaian konvensi, dialog kebudayaan, hingga puncak peringatan HPN 2026 menjadi ruang belajar sekaligus cermin. Sejauh mana pers masih setia pada publik, dan sejauh apa komitmen itu benar-benar ter-ejawantah dalam praktik sehari-hari.

Di antara riuh diskusi dan kilatan kamera, ada jeda sunyi, saat seorang wartawan daerah menyadari bahwa keberangkatannya bukan tentang dirinya. Ia adalah ejawantah dari mandat daerahnya. Ia membawa isu-isu lokal yang kerap terpinggirkan, yang di dalamnya tentang pembangunan yang timpang, suara warga pesisir, desa-desa yang bertahan di atas batu kapur, sebuah situs Purba kala di Liang Kabori yang selalu menjadi pengingat, dan harapan agar pers tetap menjadi penjaga akal sehat publik.

Baca Juga:  Pertama di Banten, Lebak Launching DSSD dalam e-Walidata SIPD 2024

Dari tanah karst menuju Banten, perjalanan ini bukan perjalanan fisik semata.
Ia adalah perjalanan nilai.
Perjalanan untuk memastikan bahwa kemerdekaan pers tidak berhenti sebagai jargon, melainkan menemukan ejawantahnya dalam kerja jurnalistik yang jujur, berimbang, dan berpihak pada kepentingan umum.

Ketika HPN 2026 usai dan langkah kembali diarahkan ke timur, ke Muna, yang dibawa pulang bukan hanya sertifikat atau dokumentasi kegiatan. Yang dibawa pulang adalah energi baru, sebuah keyakinan bahwa dari daerah yang tumbuh di atas karst sekalipun, pers dapat menjadi ejawantah kekuatan bangsa, asal tetap merdeka, beretika, dan berakar pada realitas rakyat.

Muna masih di tanah Karst, Liang Kabori masih berdiri kokoh.
Dan dari sanalah, ejawantah cerita Indonesia terus ditulis.

 

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax
Mengapa Visi Misi Menjadi Pondasi Penting Dunia Usaha
Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis
Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata
Ekor yang Menyimpan Cerita: Membaca Karakter Kucing dari Panjang dan Pendeknya Ekor
Prabowo Lepas 230 Pengurus KADIN, Dorong Sinergi Besar Pemerintah–Pengusaha Bangun Ekonomi Nasional
Kado Spesial HUT RI ke-80: Presiden Prabowo Gratiskan Transportasi dan Gelar Pesta Rakyat Sehari Semalam di Monas
Download Logo HUT RI ke-80 Gratis, Cek Informasi dan Inspirasi Desainnya di Sini!
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:31 WIB

Dari Tanah Karst Menuju Banten: Catatan Perjalanan HPN 2026

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:29 WIB

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax

Senin, 19 Januari 2026 - 12:27 WIB

Mengapa Visi Misi Menjadi Pondasi Penting Dunia Usaha

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:45 WIB

Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis

Senin, 12 Januari 2026 - 14:01 WIB

Menag Tinjau Pembangunan Rumah Ibadah di IKN, Simbol Kerukunan Umat Beragama Kian Nyata

Berita Terbaru

Kadis Pariwisata Muna, La Ode Masrul, saat mengunjungi salah satu situs yang berada di kawasan Karst Liang Kabori (Foto: Ist)

Feature

Liang Kabori, Saat Leluhur Berbicara dari Dinding Karst

Rabu, 4 Feb 2026 - 15:41 WIB

Blog

Mengapa Visi Misi Menjadi Pondasi Penting Dunia Usaha

Senin, 19 Jan 2026 - 12:27 WIB