PT GKP Imbau Masyarakat Wawonii Tidak Terprovokasi Aksi Penolakan Tambang

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, FNEWS.ID – PT Gema Kreasi Perdana (GKP) mengimbau masyarakat Pulau Wawonii untuk tidak terprovokasi oleh aksi sekelompok warga yang mendesak perusahaan menghentikan operasinya di pulau tersebut. Hal ini disampaikan General Manager External Relation PT GKP, Bambang Murtiyoso, yang menanggapi aksi damai Gerakan Masyarakat Pulau Wawonii Bersatu baru-baru ini.

Dalam aksi yang berlangsung pada 18 November 2024, massa menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya mempertanyakan keberlanjutan operasi PT GKP meskipun terdapat putusan Mahkamah Agung (MA) No. 403/K/TUN/TF/2024 tentang pembatalan IPPKH. Mereka juga meminta perusahaan menghentikan aktivitasnya yang dianggap ilegal serta bertanggung jawab atas dugaan pencemaran lingkungan dan air bersih yang menyebabkan penyakit kulit.

Menanggapi hal ini, Bambang Murtiyoso menegaskan bahwa PT GKP memiliki dasar hukum yang kuat untuk tetap beroperasi.

“Perusahaan telah memenangkan gugatan TUN terkait perizinan pada Perkara No. 133 PK/TUN/LH/2024, yang memperoleh kekuatan hukum tetap. Selain itu, kami berhak mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali atas putusan MA terkait IPPKH tersebut. Oleh karena itu, semua pihak harus menghormati proses hukum yang sedang berlangsung,” ujar Bambang.

Ia juga menjelaskan bahwa aktivitas PT GKP sesuai dengan Rencana Tata Ruang Nasional dan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 104.K/MB.01/MEM.B/2022 dan Perda Sultra No. 2 Tahun 2014, Pulau Wawonii merupakan wilayah usaha pertambangan yang sah,” imbuhnya

Bambang menambahkan, operasional PT GKP telah menerapkan prinsip Good Mining Practice (GMP), termasuk kegiatan reklamasi, pengelolaan water treatment, pembangunan kolam sedimentasi, serta penyediaan sumur bor dan sumur cincin untuk masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan tidak ada pencemaran. Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi dari masyarakat atau instansi kesehatan terkait penyakit kulit yang disebabkan oleh aktivitas tambang kami,” tegasnya.

Lebih lanjut, PT GKP juga melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui layanan kesehatan gratis, pengobatan, serta pemberian makanan tambahan untuk anak-anak di desa-desa sekitar tambang.

Baca Juga:  Relawan Medis BERKAH Sultra Luncurkan Layanan Kesehatan Gratis di 12 Kabupaten/Kota

Bambang juga menyayangkan adanya framing negatif terhadap aksi damai 18 November, yang seolah-olah menggambarkan konflik atau pengusiran terhadap PT GKP.

“Aksi berlangsung damai dan tertib sejak pukul 08.30 hingga 11.30. Kedua belah pihak saling bertemu, berdiskusi, dan mengakhiri pertemuan dengan baik. Tidak ada insiden atau konflik seperti yang diberitakan,” jelasnya.

Ia meminta semua elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif di Pulau Wawonii sambil menghormati proses hukum yang berjalan.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketentraman Pulau Wawonii serta menghindari provokasi yang dapat memecah belah masyarakat,” tutupnya.

 

Baca Juga:  Andi Ady Aksar: Era Proposal Sumbangan Usai, Semua Cabor Akan Punya Bapak Angkat!

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klarifikasi Dugaan Penipuan, PT Swarna Dwipa Property dan Konsumen Sepakat Berdamai
Antusias Simpatisan Sambut La Ode H. Ringa Jhon sebagai Ketua DPD PAN Muna
Ringa Jhon Temui Zulhas, PAN Muna Siap Tancap Gas Menuju Empat Besar 2029
Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik
Anton Timbang Kembali Pimpin Kadin Sultra Periode 2026–2031
ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax
Simposium Nasional SMSI: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rasional Tekan Biaya Politik, Asal Transparan dan Demokratis
Arang Tempurung Kelapa Sultra Tembus Pasar Cina, Permintaan Capai 2.000 Ton per Bulan
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:16 WIB

Klarifikasi Dugaan Penipuan, PT Swarna Dwipa Property dan Konsumen Sepakat Berdamai

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:38 WIB

Ringa Jhon Temui Zulhas, PAN Muna Siap Tancap Gas Menuju Empat Besar 2029

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:27 WIB

Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:28 WIB

Anton Timbang Kembali Pimpin Kadin Sultra Periode 2026–2031

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:29 WIB

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax

Berita Terbaru

Advertorial

Merawat Marwah Pers, Menyongsong 9 Tahun Pengabdian SMSI

Selasa, 3 Mar 2026 - 00:17 WIB

Buah Bibir

Nol Rupiah dari Sutami, Rp 15,2 Miliar di Stadion Muna

Jumat, 27 Feb 2026 - 07:06 WIB

Features

Babad Gedung Tua yang Kini Jadi Kantor SMSI Pusat

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:24 WIB