PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FNEWS.ID, JAKARTA, – Sekitar 60 pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang asongan di kawasan Gelora-Palmerah resmi mendeklarasikan Paguyuban Pedagang Asongan dan Pedagang Kaki Lima Palmerah (PAGAR PALMERAH), Selasa (15/9/2026).

Deklarasi yang berlangsung dalam suasana keakraban tersebut tidak hanya menjadi momentum pembentukan wadah pedagang, tetapi juga diwarnai dengan pernyataan sikap untuk menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan lingkungan.

Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam deklarasi adalah komitmen para pedagang untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat memicu aksi anarkis dan merugikan masyarakat.

Dalam deklarasi yang dibacakan bersama, para pedagang menyatakan:

“Kami para pedagang asongan Kaki lima Gelora-Palmerah akan menjaga kebersihan, ketertiban, dan Keamanan serta tidak akan terprovokasi oleh ajakan aksi anarkis dan merugikan masyarakat di lingkungan DPR RI dan St Palmerah.”

Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dari deklarasi PAGAR PALMERAH. Para pedagang menegaskan keinginan untuk tetap menjalankan aktivitas ekonomi dengan menjaga situasi lingkungan agar tetap aman, tertib dan kondusif.

Ketua Umum PAGAR PALMERAH, Ahmad Jayani, S.H., mengatakan lahirnya paguyuban merupakan upaya menyatukan para pedagang dalam sebuah wadah bersama.

Menurut Jayani, organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi, membangun kebersamaan sekaligus menjadi tempat bagi pedagang dalam menyampaikan aspirasi dan menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan aktivitas usaha.

“Pedagang harus memiliki wadah bersama. Dengan bersatu, kita bisa membangun komunikasi yang lebih baik, menyampaikan aspirasi secara tertib dan mencari solusi bersama,” ujar Jayani.

Baca Juga:  PDIP Sultra Panaskan Mesin, Konsolidasi Kekuatan Jelang Pemilu

Ia menegaskan, PAGAR PALMERAH tidak dibentuk untuk berbenturan dengan pihak mana pun. Sebaliknya, paguyuban diarahkan menjadi jembatan komunikasi antara pedagang, pemerintah, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kalau ada persoalan, kita selesaikan melalui komunikasi, musyawarah dan jalur yang sesuai dengan aturan. Kita ingin pedagang tertib dan lingkungan juga tertib,” katanya.

Momentum deklarasi PAGAR PALMERAH juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada para anggota yang hadir.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari suasana kebersamaan dalam deklarasi. Para pedagang yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari aktivitas berdagang berkumpul dan membangun solidaritas dalam wadah yang sama.

Pemberian sembako juga sejalan dengan semangat PAGAR PALMERAH yang menempatkan solidaritas dan kesejahteraan anggota sebagai bagian dari kehidupan organisasi.

Dalam garis besar haluan organisasi periode 2026–2031, program sosial paguyuban antara lain diarahkan pada kegiatan bantuan sosial, santunan, solidaritas anggota serta bantuan ketika anggota mengalami musibah.

Jayani mengatakan, PAGAR PALMERAH tidak ingin berhenti sebagai wadah berkumpulnya pedagang. Organisasi tersebut juga membawa agenda pemberdayaan ekonomi agar anggota dapat meningkatkan kapasitas dan mengembangkan usahanya.

Sejumlah program telah disiapkan, mulai dari pendataan anggota, kartu anggota, sekretariat organisasi, posko aspirasi, pelatihan UMKM, digitalisasi pedagang, akses permodalan, kemitraan usaha hingga program solidaritas.

Di bidang usaha, pedagang akan didorong memahami pengelolaan usaha, pembukuan sederhana, pengelolaan modal, strategi harga, pelayanan konsumen hingga pemasaran.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi salah satu agenda, termasuk penggunaan WhatsApp Business, media sosial, pembayaran digital, katalog produk dan pemasaran online.

Baca Juga:  ASR-Hugua Yakinkan Keluhan Warga Kapontori Tuntas Jika Mereka Terpilih

“Pedagang harus naik kelas. Kita ingin mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang. Karena itu peningkatan kemampuan, digitalisasi dan akses terhadap kemitraan menjadi bagian penting dari program paguyuban,” ujar Jayani.

Selain memperjuangkan kepentingan ekonomi anggota, PAGAR PALMERAH juga menempatkan kebersihan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab pedagang.

Para anggota diarahkan untuk menjaga kebersihan lokasi usaha, mengelola sampah, menata lapak serta meningkatkan kepedulian terhadap fasilitas umum.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara aktivitas perdagangan dengan kepentingan masyarakat di sekitar kawasan Gelora-Palmerah.

Jayani menilai, persatuan menjadi modal penting bagi para pedagang untuk menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses pembinaan, permodalan, legalitas usaha, penataan lokasi, persaingan usaha hingga perkembangan teknologi.

Karena itu, ia berharap deklarasi PAGAR PALMERAH tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi anggota.

“Yang paling penting bukan hanya organisasi ini berdiri. Tetapi bagaimana setelah berdiri, pedagang merasakan manfaatnya, semakin kuat, semakin tertib dan kesejahteraannya meningkat,” pungkasnya.

PAGAR PALMERAH sendiri mencanangkan lima agenda besar organisasi, yakni Pedagang Bersatu, Pedagang Terlindungi, Pedagang Berdaya, Pedagang Naik Kelas dan Pedagang Sejahtera.

Deklarasi tersebut menjadi langkah awal bagi para pedagang untuk membangun organisasi yang mengedepankan persatuan, gotong royong, advokasi dan pemberdayaan, sekaligus menunjukkan komitmen menjaga lingkungan tempat mereka mencari penghidupan.

 

Penulis : Shahzad

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warondo Family FC Taklukkan Nihi FC 3-1, Juara Turnamen HUT ke-81 RI di Muna Barat
Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta
HUT PAN ke-28, DPD PAN Muna Salurkan Sembako dan Santunan untuk 100 Anak
Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran
Informa Resmi Buka Gerai Perdana di Metro, Perkuat Ekspansi dan Dorong Ekonomi Lokal
Danrem 172/PWY Resmikan PLTMH Karya Satgas Yonif 511/DY, Terangi Pedalaman Lanny Jaya
Ketua Repdem Kendari Minta Publik Tidak Menggiring Opini Soal Kasus Anton Timbang
Klarifikasi Dugaan Penipuan, PT Swarna Dwipa Property dan Konsumen Sepakat Berdamai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 22:36 WIB

PAGAR PALMERAH Resmi Berdiri, Pedagang Gelora-Palmerah Komitmen Tak Terprovokasi Aksi Anarkis

Minggu, 6 September 2026 - 23:05 WIB

Warondo Family FC Taklukkan Nihi FC 3-1, Juara Turnamen HUT ke-81 RI di Muna Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Dugaan Penipuan Jual Beli Mesin Pengupas Telur, Warga Lombok Klaim Rugi Rp8 Juta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:41 WIB

HUT PAN ke-28, DPD PAN Muna Salurkan Sembako dan Santunan untuk 100 Anak

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:06 WIB

Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran

Berita Terbaru