Hamdan Yusuf dan Ginesia.Pro: Meretas Jalan Baru Pendidikan Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FNEWS.ID, Makassar – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan dunia pendidikan pascapandemi, hadir sosok Hamdan Yusuf, pria asal Kabupaten Muna yang telah lebih dari satu dekade mencurahkan hidupnya di dunia startup pendidikan. Kini, ia mempersembahkan karya terbaru yang diyakininya mampu menjadi jembatan emas bagi guru, siswa, dan institusi pendidikan di Indonesia: Ginesia.Pro.

“Pendidikan tidak bisa menunggu revolusi. Ia harus jadi revolusi itu sendiri,” tegas Hamdan dalam wawancara eksklusif.

Keyakinan itu yang menjadi pijakan kelahiran Ginesia.Pro, sebuah platform edukasi digital yang mengusung semangat kolaborasi dan penghargaan bagi para pelaku pendidikan.

Hamdan menjelaskan, ada beberapa fitur unggulan yang disajikan pada ginesia.pro, yakni JOIN, Ginesia Bridge, Membangun Generasi Impian Indonesia, Menumbuhkan Guru Hebat, serta Menguatkan Institusi.

“Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi pendidikan yang inovatif dan efektif. Dengan pengalaman lebih dari 10 Tahun di bidang pendidikan dan teknologi, kami menawarkan berbagai layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan institusi pendidikan, yakni Guru dan Siswa,” ujar Hamdan

 

JOIN: Dari Berbagi Menjadi Bernilai

Baca Juga:  Dedikasi Tanpa Batas: Aminanto dan Perpustakaan Desa di Konawe Selatan

Salah satu program unggulan Ginesia.Pro adalah JOIN (Jadi Coin), sebuah sistem yang mengubah kontribusi guru menjadi penghasilan nyata.

“Bayangkan jika setiap guru bisa mengunggah video, artikel, atau materi ajarnya, lalu mendapat apresiasi dalam bentuk penghasilan. Itu bukan mimpi. Di Ginesia.Pro, itu kenyataan,” ungkap Hamdan.

Hamdan bilang, Program JOIN tak hanya menjadi solusi finansial bagi guru, tapi juga membangun portofolio digital yang kredibel serta menciptakan komunitas edukatif nasional.

 

Ginesia Bridge: Menjembatani Mimpi Anak Bangsa

Tak hanya guru, Hamdan juga menggagas program Ginesia Bridge, yang menyasar siswa-siswa berprestasi dari berbagai penjuru negeri.

“Banyak anak pintar yang gagal berkembang hanya karena kurang akses. Ginesia Bridge hadir bukan sekadar memberi beasiswa, tapi juga mentoring dan pendampingan karakter,” katanya.

Ia menerangkan, melalui program ini, siswa tak hanya diberi bantuan finansial, tapi juga peluang untuk terhubung dengan jejaring pembelajar dari Sabang sampai Merauke.

 

Membangun Generasi Impian Indonesia

Dengan pendekatan gamifikasi dan aplikasi interaktif, Ginesia.Pro ingin mengubah wajah pembelajaran menjadi sesuatu yang menyenangkan dan relevan.

“Kami percaya belajar harus membuat anak jatuh cinta, bukan takut. Dan teknologi punya peran besar untuk mewujudkannya,” ucap Hamdan.

Melalui fitur-fitur seperti konten sesuai kurikulum nasional dan sistem belajar yang mudah digunakan, platform ini mengajak siswa menjadi kreator dalam proses belajarnya sendiri.

Baca Juga:  100 Hari Andi-Hugua Dinilai Baik, Tapi 73 Persen Warga Sultra Tak Tahu Programnya

 

Menumbuhkan Guru Hebat, Menguatkan Institusi

Program Guru Impian Indonesia dirancang untuk membina guru dan institusi pendidikan agar mampu beradaptasi dengan era digital.

Dengan workshop reguler, dashboard manajemen pembelajaran, dan ruang kolaborasi, Hamdan berharap lahirnya guru-guru visioner yang mampu memimpin perubahan di lapangan.

“Kami tidak hanya ingin membangun teknologi, tapi membangun ekosistem di mana semua pelaku pendidikan tumbuh bersama,” jelasnya.

Saat ditanya tentang mimpi terbesarnya, Hamdan menjawab mantap: “Saya ingin melihat pendidikan Indonesia bangkit karena inisiatif dari dalam, bukan menunggu kebijakan dari atas.”

Dengan Ginesia.Pro, Hamdan Yusuf menorehkan jejak baru, sebuah platform yang bukan hanya mengajarkan pelajaran, tapi juga menyalakan harapan.

“Di tengah segala keterbatasan, pendidikan tetap bisa menyala, asalkan kita bersedia menyentuh setiap sudut ceritanya,” pungkas Hamdan.

Penulis : Novrizal R Topa

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merawat Marwah Pers, Menyongsong 9 Tahun Pengabdian SMSI
Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik
ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax
Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob
Ketua Satgas Pramuka Peduli Sultra Sampaikan Duka Mendalam Atas Bencana di Sumatera
Permahi Soroti Ketidaktegasan Satgas PKH dalam Penertiban Konsesi Nikel PT TMS di Sultra
Kinerja PT BES dapat Sorotan Positif di Proyek IJD 2025 Muna Barat, Kontraktor Lokal Buktikan Kinerja
dr. Ida Terpilih Pimpin IDI Baubau 2025–2028, Usung Misi Besar “IDI Berdampak”
Berita ini 272 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:17 WIB

Merawat Marwah Pers, Menyongsong 9 Tahun Pengabdian SMSI

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:27 WIB

Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:29 WIB

ASN Wajib Membayar Pajak, Ini Penegasan DJP hingga Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:53 WIB

Ketua DPW Progib Sultra Kecam Penembakan Warga di Bombana, Desak Penindakan Tegas Oknum Brimob

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:41 WIB

Ketua Satgas Pramuka Peduli Sultra Sampaikan Duka Mendalam Atas Bencana di Sumatera

Berita Terbaru

Advertorial

Merawat Marwah Pers, Menyongsong 9 Tahun Pengabdian SMSI

Selasa, 3 Mar 2026 - 00:17 WIB