Lewotobi Laki-Laki Meletus Dahsyat, Ribuan Rumah Rusak dan Warga Mengungsi Massal

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FNEWS.ID, Flores Timur – Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali mengamuk. Letusan dahsyat yang terjadi pada Jumat, 11 Juli 2025, pukul 14.10 WITA memuntahkan abu vulkanik yang diperkirakan setinggi 4.000 meter ke langit Flores Timur, mengakibatkan ribuan rumah warga rusak parah dan memaksa penduduk delapan desa untuk mengungsi.

Letusan kali ini menambah panjang daftar erupsi besar Gunung Lewotobi Laki-Laki sepanjang tahun 2025. Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas vulkanik gunung ini telah memasuki Level IV atau Awas sejak awal Januari lalu. Peningkatan gempa vulkanik dalam beberapa hari terakhir menjadi pertanda bahwa letusan besar sangat mungkin terjadi paada Kamis 10 Juli 2025 saja, dimana tercatat 20 kali gempa vulkanik, melonjak drastis dibandingkan biasanya yang hanya 5–6 kali.

Material abu dan pasir menerjang permukiman penduduk dengan intensitas tinggi, membuat atap rumah warga jebol dan menyulitkan mereka bertahan di tengah cuaca ekstrem. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, dan sebagian besar kini bertahan di pengungsian darurat.

“Kami sangat butuh bantuan cepat, terutama seng, terpal, dan makanan siap saji, karena rumah kami sudah tidak bisa ditempati,” kata Sion, warga Desa Nurabelen, salah satu lokasi terparah.

Pemerintah daerah bersama BPBD dan relawan telah mulai melakukan pendataan dan distribusi bantuan darurat, meski akses menuju beberapa desa masih terkendala material letusan.

Baca Juga:  ASR-Hugua Unggul Telak di Puuwatu, Kunci Kemenangan dari Basis Strategis

Sebagaimana dikutip dari Pro 3 RRI, ketua Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Herman Yosef Mboro, mengungkapkan bahwa abu vulkanik mengarah ke barat dan barat laut mengikuti pola angin harian.

“Sebagian besar abu jatuh di sekitar lereng, tetapi kami pantau beberapa desa di radius 5–8 km ikut terdampak,” ujarnya saat diwawancara Pro 3 RRI, Sabtu (12/7/2025).

Sebagai informasi, Gunung Lewotobi terdiri dari dua puncak kembar, yakni Lewotobi Laki-Laki (1.584 mdpl) yang aktif, dan Lewotobi Perempuan (1.703 mdpl) yang lebih tinggi namun jarang meletus. Secara administratif, gunung ini berada di Kecamatan Wulanggitang dan sebagian kecil Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Baca Juga:  BTPN Syariah Bantu Ibu Shela Bangkit, dari IRT Jadi Pengusaha Sukses di Mandonga

Letusan 11 Juli ini merupakan salah satu dari serangkaian erupsi besar sepanjang tahun ini. Sebelumnya, pada 7 Juli 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki menyemburkan kolom abu hingga 18.000 meter di atas puncak, menyebabkan penutupan tiga bandara besar: Bandar Udara Komodo, Frans Sales Lega, dan Frans Seda.

Sedangkan pada letusan 17 Juni 2025, kolom abu mencapai 10.000 meter, memicu hujan abu, pasir, dan kerikil di berbagai wilayah Flores Timur.

Erupsi lain juga tercatat pada 21 Maret 2025 dan 9 November 2024, menyebabkan korban jiwa dan ribuan pengungsi. Tragedi paling memilukan terjadi pada 4 November 2024, saat 10 orang tewas, termasuk satu keluarga yang tertimbun reruntuhan rumah.

Menurut BNPB, total 2.735 keluarga atau sekitar 12.200 jiwa terdampak langsung erupsi sepanjang 2024–2025. Pemerintah mengimbau seluruh warga di zona merah segera mengungsi dan tidak mendekati radius bahaya.

Sementara ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur terus siaga 24 jam untuk memantau aktivitas gunung dan menyalurkan bantuan ke desa-desa terdampak.

 

Penulis : Tim Redaksi

Follow WhatsApp Channel fnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran
Informa Resmi Buka Gerai Perdana di Metro, Perkuat Ekspansi dan Dorong Ekonomi Lokal
Danrem 172/PWY Resmikan PLTMH Karya Satgas Yonif 511/DY, Terangi Pedalaman Lanny Jaya
Ketua Repdem Kendari Minta Publik Tidak Menggiring Opini Soal Kasus Anton Timbang
Klarifikasi Dugaan Penipuan, PT Swarna Dwipa Property dan Konsumen Sepakat Berdamai
Antusias Simpatisan Sambut La Ode H. Ringa Jhon sebagai Ketua DPD PAN Muna
Ringa Jhon Temui Zulhas, PAN Muna Siap Tancap Gas Menuju Empat Besar 2029
Ringa Jhon Nahkodai DPD PAN Muna, Konsolidasi Partai Dipacu Jelang Agenda Politik
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:06 WIB

Syawalan PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Tekankan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:42 WIB

Informa Resmi Buka Gerai Perdana di Metro, Perkuat Ekspansi dan Dorong Ekonomi Lokal

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:10 WIB

Danrem 172/PWY Resmikan PLTMH Karya Satgas Yonif 511/DY, Terangi Pedalaman Lanny Jaya

Senin, 16 Maret 2026 - 20:08 WIB

Ketua Repdem Kendari Minta Publik Tidak Menggiring Opini Soal Kasus Anton Timbang

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:16 WIB

Antusias Simpatisan Sambut La Ode H. Ringa Jhon sebagai Ketua DPD PAN Muna

Berita Terbaru