FNEWS.ID, MUNA BARAT – Warondo Family FC akhirnya keluar sebagai juara pertama turnamen sepak bola dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia 2026, setelah menundukkan Nihi FC dengan skor 3-1 dalam pertandingan lanjutan final di Lapangan Sepak Bola Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, Minggu (6/9/2026).
Pertandingan final tersebut merupakan lanjutan laga yang sebelumnya digelar pada Minggu (30/8/2026). Saat itu, kedua tim baru menyelesaikan satu babak pertandingan selama 45 menit dengan kedudukan 1-1.
Laga kemudian tidak dapat dilanjutkan ke babak kedua setelah terjadi kericuhan di tengah lapangan yang melibatkan pihak supporter dan wasit.
Setelah melalui pembahasan bersama panitia pelaksana, seluruh koordinator, serta manajemen kedua kesebelasan, akhirnya disepakati pertandingan dilanjutkan pada Minggu (6/9/2026) di lapangan yang sama.
Memasuki babak lanjutan, kedua tim langsung bermain terbuka. Jual beli serangan terjadi sejak peluit awal dibunyikan.
Warondo Family FC akhirnya mampu mencetak gol pada menit ke-60. Pemain sayap kanan bernomor punggung 92, Fikri, berhasil memanfaatkan peluang melalui sundulan yang mengoyak gawang Nihi FC.
Tertinggal satu gol, Nihi FC mencoba meningkatkan tekanan. Sejumlah peluang berhasil dibangun, tetapi rapatnya lini pertahanan Warondo Family FC membuat upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol penyama kedudukan.
Alih-alih menyamakan skor, Nihi FC justru kembali kebobolan menjelang pertandingan berakhir.
Pada menit 88.03, gelandang Warondo Family FC bernomor punggung 10, Alan, berhasil melepaskan diri dari jebakan offside. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan. Dengan sentuhan kaki kanan, Alan mengarahkan bola ke gawang Nihi FC dan mengubah skor menjadi 3-1.
Nihi FC masih berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada lagi gol yang tercipta.
Warondo Family FC pun memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mengangkat trofi sebagai juara pertama turnamen sepak bola HUT ke-81 Republik Indonesia 2026 tingkat Kecamatan Sawerigadi.
Manager Nihi FC, Lisman, menilai pertandingan final berlangsung menarik dan penuh tantangan. Menurutnya, kedua kesebelasan memang layak berada di partai puncak.
“Ke dua tim layak masuk final, siapapun yang menjadi juara semoga ke depan dapat membawa nama harum Kabupaten Muna Barat atau dapat mewakili di tingkat nasional,” ujar Lisman.
Meski timnya harus mengakui keunggulan Warondo Family FC, Lisman tetap memberikan apresiasi terhadap jalannya pertandingan.
Ia berharap penyelenggaraan turnamen berikutnya dapat melakukan sejumlah pembenahan, terutama terkait kebutuhan tim dan aspek keselamatan pemain.
Menurutnya, fasilitas seperti bola dan rompi pemain perlu menjadi perhatian panitia. Selain itu, keberadaan tenaga medis selama pertandingan juga dinilai penting.
“Terutama medis harus dihadirkan selama pertandingan berlangsung,” katanya.
Lisman juga memberikan apresiasi terhadap kinerja wasit yang memimpin pertandingan lanjutan final.
“Alhamdulillah dengan wasit yang memimpin pertandingan kali ini sangat puas dengan setiap keputusan yang diambil. Semoga ke depan dapat melahirkan wasit-wasit yang profesional tanpa merugikan tim lain,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Warondo Family FC, La Ode Muhammad Karman, SE., M.Si., mengatakan kemenangan yang diraih timnya merupakan buah dari kerja sama dan kekompakan seluruh pemain.
Menurut Karman, dalam pertandingan sepak bola kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari kompetisi.
“Kemenangan ini berkat hasil usaha kerja sama dalam kekompakan tim Warondo Family FC. Tanpa ada kekompakan dalam satu tim, usaha akan sia-sia saja,” kata Karman.
Ia meminta para pemain tidak cepat berpuas diri setelah meraih gelar juara. Menurutnya, kemenangan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan menciptakan permainan yang lebih baik.
“Dengan kemenangan ini bukan akhir dari segalanya. Jangan berpuas diri, teruslah tingkatkan semangat dan jiwa bakat pesepak bola. Teruslah ciptakan taktik dan skill agar ke depannya mampu mewakili Kabupaten ke tingkat nasional,” tuturnya.
Karman menambahkan, gelar juara tersebut secara khusus dipersembahkan kepada masyarakat Desa Ondoke.
“Juara ini dipersembahkan buat masyarakat Desa Ondoke. Kemenangan ini sebagai ajang pemanasan menuju Bupati Cup Desember yang akan datang,” pungkasnya.(Red)









